Tentang Kami

BALLET SUMBER CIPTA

Scanned Image 120640004Pada tahun 1959, Farida Oetoyo (alm.), mendirikan sekolah balet bersama-sama dengan Yulianti Parani. Sekolah ini awalnya diberi nama Nritya Sundara dan berlokasi di kawasan Megaria – Jakarta Pusat.  Di tahun 1976 sekolah ini berganti nama menjadi Sumber Cipta dan pindah lokasi selama beberapa tahun ke daerah Tomang -Jakarta Barat, sampai akhirnya di tahun 1995 Sumber Cipta memiliki gedung sekolah sendiri di Pondok Pinang – Jakarta Selatan sampai sekarang.

Sebagai satu-satunya sekolah balet di Jakarta yang mengikuti Metode Vaganova, Sumber Cipta berharap untuk dapat memberikan pendidikan balet yang terbaik untuk para muridnya.  Metode Vaganova yang diciptakan oleh balerina dan guru balet asal Rusia Agrippina Vaganova, adalah gabungan dari metode-metode Perancis, Italia dan lainnya, yang mengambil elemen-elemen terbaik dari setiap metode.

Menjadi referensi yang baik serta fondasi pendidikan tari di Indonesia, khususnya ballet dan tari tradisional.. dan pada akhirnya menjadi bagian dari dunia seni Indonesia yang melibatkan pendidikan, serta menjadi wadah profesional bagi penari profesional untuk menciptakan pertunjukan tari berkualitas setiap kali tampil ke hadapan masyarakat merupakan misi dan visi dari Sumber Cipta.

 

KREATIVITÄT DANCE – INDONESIA

sumberciptaballet-kreativitatdance-aboutKreativität Dance – Indonesia dibentuk sebagai grup tari sejak September 1998, dengan tujuan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni tari dan sekaligus memberi wadah bagi para koreografer, penari, dan pekerja panggung untuk berkarya.

Farida Oetoyo adalah penggagas sekaligus direktur artistik kelompok ini, kemudian diteruskan oleh Arya Yudistira Syuman yang merupakan koreografer tetap di kelompok ini.  Para penari yg tergabung di dalam Kreativität Dance – Indonesia adalah penari yang telah dipilih berdasarkan disiplin dan loyalitas mereka terhadap profesinya.

Grup tari ini telah bekerja sama dengan koreografer maupun grup tari dari dalam dan luar negeri antara lain Jo Seong Jo (Korea), Jurgen Otte (Belanda), grup tari Introdans (Belanda), Maxine Heppner (Kanada), Dislav Zielinsky (Kanada), Bill Lark (Amerika), Gerard Mosterd (Belanda) juga koreografer lokal seperti Chendra Panatan, Wied Sendjayani, Bianca Sere Pulungan, Sukarji Sriman,Benny Krisnawardi, Nabilla Rasul dan Marich Prakoso.

Advertisements